Sabtu, 31 Desember 2011 0 komentar

What Are You Doing New Years Eve?


What Are You Doing New Years Eve? by Zooey Deschanel and Joseph Gordon-Levitt

Maybe it's much too early in the game
Oh, but I thought I'd ask you just the same
What are you doing New Year's
New Year's eve?

Who's gonna be the one to hold you tight
When it's exactly twelve o'clock at night
Welcoming in the New Year
New Year's eve

Maybe I'm crazy to suppose
I'd ever be the one you chose
Out of a thousand invitations
You'd receive

Ooh, but in case I stand one little chance
Here comes the jackpot question in advance
What are you doing New Year's
New Year's Eve?

What are you doing New Year's
New Year's?

**Zooey is always cute, isn't she? Both of them are cuteee :3 This video makes me remember how sweet they are in 500 Days of Summer. <3**

Hey friends, have a wonderful new year's eve! ;)
Selasa, 27 Desember 2011 0 komentar

Merry Christmas 2011

My family is in the east part of Indonesia celebrating Christmas and enjoying holiday season. I couldn't join them and have to stay alone in Jakarta because of training thingy. Being awoken on Christmas day with no family brought me some strange feeling. In my mind, Christmas is a time for family, generally being merry.


 celebrating Christmas Eve with my lovely family

Lucky me, Joseph and his family have succesfully saved me from staring another home alone movie :p
I spent a whole Christmas day with my lovely man. Thanks God, I still can feel the warmth of Christmas although my family were not around me. Biggest thank to Joseph and his family, I'm so happy to the max.


The day was started by attending Christmas Service at church and ended with a dinner with his family. Yes, the day was ended with a very very full tummy. What i ate on Christmas day? My poor tummy was fulled by apple crumble, rendang, cheese stick, peanuts, grapes, kembang loyang, kastengel, nastar, peanut cookie, arsik, roast chicken, ketupat ketan, chocolate cake, martini, roast turkey, salad, cheese naan, pizza, ravioli, sushi, cracker with brie and blue cheese, strawberry tarlet, chocolate hot cake and a cup of macademia ice cream to end the day. WOooooW, i'm starting my diet tomorrow, seriously.

Happy Christmas fellas, I hope you had a great Christmas day too and even better New Year, God bless!




**Im writing this post from Suralaya, ready enough for the 'diklat' routines; another lesson, another exam e-v-e-r-y-d-a-y**
Sabtu, 24 Desember 2011 1 komentar

Bela Negara (1)

5-17 Desember 2011, saya bersama teman-teman calon pegawai di perusahaan tempat saya bekerja diwajibkan untuk mengikuti pendidikan bina mental dan fisik kesamaptaan di rindam jaya condet. Program bela negara ini serupa dengan wajib militer yang dilaksanakan di negara-negara lain. Selama 2 minggu kami harus tinggal terkurung di rindam dengan kehidupan ala militer dilatih dasar militer oleh beberapa pelatih.

Selama di rindam kami harus memakai seragam pdl. Seragam ini terdiri dari : topi, kaos hijau, atasan+bawahan hijau ala hansip, kaos kaki hitam, sepatu boots super berat, tali kaki, kopel+peples. Keseluruhan seragam ini harus dipakai super rapi. Seluruh kancing harus terkancing, tali sepatu arahnya dan silangnya harus benar serta tali sisa tidak boleh terlihat, lipatan-lipatan baju disembunyikan di samping tubuh, sepatu harus hitam mengkilap disemir tidak boleh kotor.

seragam pdl yang menyerupai seragam hansip
rebek dan panas kalo dipake

Kami tidur di barak. 1 barak siswa dan 1 barak siswi. Barak merupakan 1 ruangan besar dengan kasur berderet. Hanya tersedia 2 kamar mandi berukuran besar dengan bak yang besar pula, artinya kami harus mandi bareng-bareng.


Beberapa aturan yang harus dipatuhi :
Setiap perpindahan tempat, mis : dari barak ke ruang makan, dari ruang makan ke kelas, dari barak ke lapangan harus dalam barisan dan terpimpin. Kami harus berjalan rapi sambil menyanyikan lagu-lagu yang sudah diajarkan. Jika menemui siapapun dengan pakaian dinas militer harus memberi hormat. Setiap kegiatan selalu dibatasi waktu dan tidak boleh telat. Tidak boleh merokok.


sebelum berangkat ke rindam
(wajah masih putih bersih)

upacara pembukaan pendidikan bela negara



Kamis, 08 Desember 2011 0 komentar

Daddy's Little Girl

Perkenankan aku memulai dengan beberapa peristiwa yang masih terekam jelas di otakku.
Ketika kau menggendongku di atas pundakmu karena kaki kecilku lelah berlarian setiap kita berpergian. Ketikaku memeluk erat kakimu karena begitu takutnya aku pada monyet-monyet Sangeh. Ketika kau melarikanku ke UGD setelah punggungku tersiram air panas, membersihkan dan mengobati luka-lukanya hingga sembuh total. Ketika kau memarahiku setiap aku jatuh, setiap aku ceroboh ; memecahkan banyak sekali perabot rumah dan menjatuhkan barang-barang. Ketika kau menghukumku karena aku nakal. Ketika nilai raporku membuatmu kecewa sampai kau terjatuh dari atap, masih terasa sakit di kakimu hingga sekarang.

Ketika kau memberikanku sebuah gitar baru sebagai hadiah kenaikan kelas. Ketika aku harus naik sidi tanpa kehadiranmu. Ketikaku memberikan suapan potongan pertama kue ulangtahunku yang ke-17 kepadamu. Ketika di tengah kesibukanmu, kau turut mengantarku ke Bontang untuk mengikuti ujian saringan masuk ITB. Ketika aku meneleponmu dengan sukacita untuk memberi kabar bahwa aku berhasil mencapai impianku untuk berkuliah di ITB. Dengan secuil arogansi ingin kunyatakan bahwa keraguanmu tidaklah terbukti. 

Ketika kau terbang dari Balikpapan ke Bandung kemudian segera memelukku eratsesampainya di RS Boromeus, aku yang sedang terbaring sakit, yang katanya dokter hampir lewat dan mungkin itu yang membuatmu panik sedemikian rupa. Kemudian dengan mata berkaca-kaca dan meletakkan kepalamu di pundakku, kau membisikkanku sebuah kalimat. Kalimat sakti yang membuatku trenyuh luar biasa. Ketika aku lagi-lagi membuatmu kecewa dan sungguh betapa sedihnya aku merasakan untuk pertama kalinya kau begitu dingin seolah tidak mengindahkanku. Malam itu malam Natal tahun 2006 di Singapura, lalu semuanya menjadi jelas untuk kita setelah kututurkan sebuah cerita. Sesuatu yang hanya aku dan dirimu yang tahu. Peristiwa yang selalu mengingatkanku bahwa ada hubungan batin yang kuat di antara kita. Betapa gembiranya aku ketika keesokan harinya semua sudah kembali normal dan kita merayakan Natal dengan sukacita.

Ketika suatu malam aku mendengar kabar bahwa kau jatuh sakit dan terbaring lemah di rumah sakit, tahukah kau betapa khawatirnya aku? Malam itu aku tidak tidur, aku berdoa untukmu hingga subuh dan segera mencari travel pertama untuk pulang ke Jakarta. Ketika kau membersihkan tuntas kamar kos ku dari debu-debu setelah aku terbaring beberapa hari di rumah sakit karena infeksi saluran pernapasan akut. Ketika akhirnya dari tempat duduk kau melihatku berjalan menyalami rektor, saat itulah selesai sudah tanggung jawabmu untuk membekaliku dengan pendidikan formal agar aku dapat hidup mandiri. Saat itu pulalah aku berhasil lagi menorehkan satu senyum di wajah tanpa ekspresi khasmu. Salah satu senyum dari senyum-senyum yang kuharapkan bisa kulihat sebagai simbol bangga atasku.

Aku selalu senang akan cerita-cerita tentangmu.
Pernah ketika kau masih duduk di Sekolah Dasar, giliranmu untuk membaca sebagian dari sebuah paragraf dilewati oleh sang guru karena kau tidak memiliki buku. Baru akhir-akhir ini aku menyadari mungkin itulah alasan di balik tak ada batasan jumlah dan harga untuk anak-anakmu ketika berbelanja buku.

Ketika kau hendak membuat ternak gurami di kebun milik kita, suatu hari kau menyuruh kami untuk ikut bekerja di kebun mengangkut tanah. Di lain waktu kau mengajak kami untuk memetik cabai dan berbagai buah di kebun itu. Sebenarnya aku lelah kala itu. Bayangkan saja teriknya matahari, ganasnya nyamuk, lagipula aku masih kecil dan tidak pernah melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti itu sebelumnya. Tapi mengingat kisah kecilmu, bertani setiap hari sepulang sekolah dan berjualan di pasar ketika akhir minggu, membuatku tak berani untuk mengeluh. Aku mencoba menebak maksudmu menyuruh kami melakukan pekerjaan di kebun tersebut. Bukankah saat itu kau sedang menanamkan rasa memiliki pada diri kami? Turut berkontribusi nyata dalam mewujudkan sesuatu hal akan memberikan efek 'sense of belonging' yang berbeda. Selain itu hiburan yang menanti setelah seharian berkeringat di kebun mengingatkanku pada sebuah peribahasa berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian.

Entah berapa jumlah halaman yang kuperlukan jika seluruh kisah tentangmu dan seluruh ajaran yang kudapat darimu harus kutulis. Jelas-jelas kau itu kan role modelku, panutanku, idolaku. Kata orang, Aku ini fotokopi dirimu, seperti dirimu tetapi memakai rok. Mereka juga bilang kok bahwa bukan hanya fisik kita yang mirip. Sifat-sifat dasar kita pun sebelas dua belas kurasa. Tahukah kau aku selalu tersipu setiap kali kau membanggakanku di depan kerabat-kerabatmu? Aku hanya merasa bahwa kau sedikit berlebihan, aku tidaklah sehebat itu. Malahan rasa banggaku akan dirimu jauh berkali-kali lipat.

Kau itu gesit, selalu menemukan cara yang elegan dan cantik dalam menyelesaikan suatu permasalahan, penuh hati-hati dan low profile. Kira-kira begitulah testimoni tentangmu yang sering kudengar dari orang-orang di sekitar kita. Lucu ya, beberapa rekan kerjamu dulu sekarang menjadi rekan-rekan kerjaku juga. Setelah cukup mengerti, aku mengikuti perjalanan karirmu. Termasuk tajamnya duri-duri yang kau lalui. Selalu kau katakan, Tuhanlah yang menolong. Serta selalu kau katakan di mana pun kau ditempatkan,Tuhan pasti ingin kau bekerja untuk Nya di sana, menjadi bagian dalam rancangan-Nya.

Mungkin orang-orang bilang kau sungguh beruntung berada pada posisimu yang sekarang, pada apa yang kau raih, bisa memiliki apa saja yang kau ingini, memiliki banyak akses, kenal dengan berbagai orang penting dan sebagainya. Namun yang aku tau kau sungguh beruntung memiliki mama. Seorang istri yang hebat yang benar-benar pas untukmu. Contoh paling nyata bagiku akan sebuah kalimat "di balik pria sukses ada wanita yang hebat".

Baru saja aku mencoba mengetikkan namamu pada google. Dalam 0.26 detik mesin pencari menemukan 9300 entri yang mengandung namamu. Memang isinya benar tentang dirimu sampai pada entri terakhir sekalipun. Kemudian aku memfilter pencarian dengan menyingkirkan beberapa entri yang benar-benar mirip, dalam 0.33 detik mesin pencari menemukan 377 entri. Namun aku belum menemukan sesuatu yang berkaitan tentang diriku dan dirimu dalam entri-entri tersebut. Tetapi setelah tulisan ini terposting, coba ketik : vickner sinaga christine fransiska pada kolom pencarian google. Lihat apakah sang mesin pencari akan memasukkan postingan ini dalam entri temuannya di halaman pertama.

Ketika kau membaca tulisan ini, aku pasti sedang merasa sedih, hari ini bertambah satu tahun usiamu dan aku jauh dari rumah. Padahal aku sudah menyiapkan resep kue ulang tahun yang kurencanakan dibuat hari ini untukmu. Ulang tahunmu ketika aku sepenuhnya masih menjadi "milikmu". Ulang tahunmu berikutnya, jika sudah ada seorang pria yang mengambil alih tugasmu untuk menjagaku, tentu saja suasananya akan lain kan. Semoga saja tulisan ini cukup mewakili sebuah peluk cium selamat ulang tahun dariku untukmu.

Papa yang kucintai, tetaplah sehat dan berkarya, tetaplah menjadi papa kebanggaanku. 
Selamat ulang tahun, Tuhan memberkati dan menjagamu!

doa dari jauh,
dari putrimu yang mengasihimu.
("daddy's lil girl" mu yang setiap kali melintasi tol cawang di malam hari selalu tersenyum memandang kerlap kerlip lampu pada kabel transmisi yang jauh tinggi di antara awan dengan rasa bangga atas keberhasilanmu mewujudkannya)
Jumat, 02 Desember 2011 0 komentar

HMS ITB Bangun Sekolah Tahan Gempa di Pangalengan


Repost dari Aris


INILAH.COM, Bandung – Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITB akan membangun sekolah dengan struktur bangunan tahan gempa dan bekerja sama dengan berbagai pihak. Pembangunan sekolah tahan gempa tersebut akan diterapkan di SDN Puncak Raya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung melalui program ‘Sipil Bangun Desa (Sibades)’.
Sebelumnya, SDN Puncak Raya Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung ambruk akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 skala richter yang terjadi pada 2 September 2009.
Rekonstruksi sekolah sudah dilakukan sejak 1 Oktober 2011 dan direncanakan selesai pada 22 Desember 2011. Sampai saat ini, pembangunan telah mencapai 60% dari total pembangunan 3 ruang kelas. Untuk membangun 3 ruangan kelas tersebut, dana yang dikeluarkan mencapai Rp240 juta.
“Program Sibades telah berlangsung sejak 1992, berbagai bangunan telah kami bangun. Tahun lalu membangun jembatan, sementara tahun ini kami membangun sekolah dengan stuktur tahan gempa,” terang Ketua Sibades 2011 Fardy M Ichsan Sukirman kepada wartawan di Kampus ITB, Jalan Ganeca Kota Bandung, Rabu (30/11/2011).
Untuk desain bangunan sekolah tersebut, akan mengikuti desain gedung Teknik Sipil ITB yang memiliki ciri khas dengan batunya.
“Dalam membangun gedung tersebut, kami menggunakan stuktur beton bukan besi tetapi tulang baja. Bangunan gedung harus didesain dengan ketahanan gempa, karena Kabupaten Bandung masuk dalam zona 4, dimana tanahnya lunak dan cukup berbahaya. Untuk desain pondasinya menggunakan cakar ayam, dan beton yang digunakan di atas rata-rata umumnya,” tandasnya.[ang]

Rabu, 30 November 2011 0 komentar

Konsinyering

Heyho, kali ini saya memposting dari ruang rapat yang ada pada salah satu hotel di Bogor.
Saya bersama tim sedang menyusun tender doc untuk proyek Back Up Main Power System Bandar Udara Soekarno Hatta. Istilahnya yaitu konsinyering. 

Konsinyering atau Consinering adalah pengumpulan/proses mengumpulkan pegawai di suatu tempat (hotel, penginapan, ruang rapat lainnya) untuk menggarap pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak, harus segera selesai dan tidak dapat dikerjakan di kantor serta dilarang meninggalkan tempat kerja selama kegiatan berlangsung[1] Dalam percakapan sehari-hari, konsinyering sering disebut sebagai "konser" atau "konsi" saja.

Berhubung di tempat saya bekerja ada banyaaaak sekali proyek yang sifatnya segera, maka yang namanya konsinyering sering pula dilaksanakan. Biasanya memakan waktu 3-5 hari untuk menyelesaikan dokumen-dokumen yang diminta owner. Suasananya memang lebih santai, namun lelah sudah pasti. Saat konsinyering waktu berjalan terasa amat cepat. Tiba-tiba sudah sore, tiba-tiba sudah malam, tiba-tiba sudah lewat tengah malam, istirahat sebentar kemudian pagi mulai bekerja kembali. 

wajah lelah mantengin laptop sepanjang hari

Hari ini adalah hari terakhir saya di tahun ini untuk mengurusi pekerjaan kantor. Sebentar lagi saya akan pulang kembali ke Jakarta dan mulai besok saya akan mengikuti diklat sebulan lamanya yang disela dengan kegiatan samapta di rindam. Heuuu... Saya ngga kebayang dua minggu samapta rasanya akan seperti apa. Bangun subuh, lari pagi, push up, sit up, makan nasi segunung, dimarahin, dibentak, kegiatan di bawah terik matahari, jurit malam dan lain lain. Nanti sepulang dari samapta pasti saya ceritain deh. Doakan aja semoga saya menjadi kurus dengan segala kegiatan fisik di sana dan sun block saya ampuh mencegah kulit terbakar, hehe.

Senin, 21 November 2011 2 komentar

Sleeepovah




Seneng banget akhirnya bisa punya kesempatan sleepover di tengah kesibukan dan halangan jarak. Soalnya waktu mereka jadi penerima tamu di nikahan K'Rut, walaupun cukup untuk mengobati rindu namun kami ngga sempet saling cerita banyak. Sleepover yang kemarin bener bener quality time :) Sleepover sebelum ini udah lebih dari setahun yang lalu, waktu semuanya masih berstatus mahasiswa. Kali ini kisahnya udah pasti berbeda, kisah yang ngga pernah kami sangka waktu itu. Topik utamanya nya adalah pekerjaan dan cinta.

Asih yang baru pulang dari Jepang untuk risetnya sekarang lagi ngelanjutin master programnya di bandung. 
Ngga terlalu jauh dari prediksi sih, kami tau orientasi dan tujuan dia dari awal adalah sekolah sampe dapet gelar paling tinggi terus jadi dosen. Dan hmm untuk kepada siapa hatinya jatuh, tepat persis seperti skenario dugaan gw dan melissa.
Kemudian siapa yang pernah menduga kalo si Melissa bakal jadi seorang bankir. Dia yang dulunya paling males dandan sekarang dituntut untuk selalu tampil rapi dan anggun setiap hari. Untuk love life, si clumsy udah nemuin pria yang memenuhi semua kriteria yang dari dulu selalu didengungkan setiap minta dicariin pacar.
Si centil Tere yang sama seperti dulu selalu penuh dengan kejutan. Tiba-tiba pindah ke Balikpapan, pulang kampung dan bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang oil and gas. Tiba-tiba dilamar sama pacarnya. Dan, kalo ngga karena dia tiba-tiba ke Jakarta, ngga ada cerita kami bisa sleepover seperti kemarin.
Serta kisah saya sendiri. Tentang happy nya saya yang bisa berkeliling indonesia atas nama pekerjaan. Juga tentu saja tentang kisah di balik postingan sweet november.

Dan mungkin lebih dari sekedar guyon, tentang siapa yang pertama menikah kapan dan di mana biar masing masing bisa mengatur jadwal cuti dan menyusun rencana perjalanan. 
Imajinasi tentang seperti apa kami 5 tahun lagi, 10 tahun lagi.

Untuk ketiga wanita yang kusayangi seperti saudara kandungku sendiri,

mari bermimpi, berdoa untuk mimpi itu dan meraihnya,

sampai bertemu lagi!

-peluk hangat dari jauh-
 
;